Beranda

Kamis, 08 Juni 2017

Cara Mencangkok Tin saat musim hujan

Mencangkok Tin adalah salah satu cara cepat mendapatkan bibit baru,  di postingan sebelumnya sudah pernah saya bahas tentang cara Mencangkok. Namun dengan bertambahnya ilmu yg saya dapatkan tentang perbanyakan pohon tin,  sy ingin berbagi pengalaman baru.
Tentu kita sudah mengenal yg namanya cangkok,  tapi ternyata ada banyak metode yg bisa kita lakukan. Salah satunya dengan mencangkok metode tertutup.

Cangkok metode tertutup adalah cangkok yg dilakukan dengan menutup semua cela lubang pada plastik,  tujuannya adalah agar air hujan tidak masuk ke dalam media.
Berdasarkan pengalaman cangkok yang sering terkena air akan menyebabkan media lembek,  yg dapat mengakibatkan gagal tumbuh akar. Jadi cangkok metode ini sangat baik di gunakan saat musim penghujan

Bahan yang di gunakan sama seperti cangkok biasa,  bahan & Alat antara lain :
- Tanah kompos kondisi lembab tidak berair
- Plastik Es ukuran paling kecil
- Cuter & tali rapia
- RootUp (hormon penumbuh akar)  sebagai pengganti bisa menggunakan Olesan bawang merah

1. Pilih batang pohon tin yang sehat, batang lurus & tidak banyak cabang

2. Kerat batang 1,5 Cm.  Kerat di bawah ruas batang.
Olesi pasta RootUp (hormon penumbuh akar)
Biarkan sampai pasta mengering,  Jika tidak ada RootUp bisa di Olesi bawang merah

3. Pegang ujung daun & masukkan plastik Es

4. Ikat kuat plastik di bawah Keratan cangkok

5. Masukkan tanah kompos,  tanah kompos cukup lembab saja. Tidak perlu di siram air

6. Padatkan Media cangkok,  ikat ujung & tengah cangkok dengan kuat.  Perlu di ingat plastik cangkok tidak perlu di lubangi,  karena media sudah lembab.

7. Ya terakhir tutup cangkokan dengan plastik hitam/polybag. Ikat ujung palastik agar ujung cangkok gak masuk air.
Tujuan dari plastik hitam adalah untuk mempercepat tumbuhnya akar &  tentunya menghindari air hujan masuk ke dalam media cangkok

Setelah umur 3-4 minggu cangkokan akan tumbuh akar,  dengan pertumbuhan akar yang bagus akan mempermudah keberhasilan tumbuh setelah di pindah ke tempat baru.

Jika sudah akarnya bagus potong cangkokan & robek plastik cangkok secara hati-hati. Gunakan media tanah kompos + sekam bakar/biasa (2:1) gunakan polybag kecil sesuaikan dengan besarnya bibit.
Letakkan bibit cangkok ke tempat teduh,  siram media jika kering & gunakan alat semprot air/sprai. Semprot batang & daun tin agar kondisi bibit cangkok tetap segar. 

Setelah umur 2-3 minggu bibit cangkokan bisa dikenakan sinar matahari secara bertahap,  jika bibit cangkok ada yang layu terkena sinar matahari,  letakkan kembali ke tempat teduh.
Setelah umur 1 bulan,  Bibit cangkok siap terkena sinar matahari full & siram media cangkok jika kering.

- Kelebihan cara cangkok tertutup adalah bisa menghasilkan akar yang sehat & banyak. Tentunya air hujan  tidak bisa masuk ke dalam media cangkok
- Sedangkan kekurangannya adalah proses cangkoknya agak lama jika ingin mencangkok dalam jumlah banyak

Demikian cara Mencangkok model tertutup,  semoga apa yang kita baca dapat bermanfaat untuk orang lain

Simak Selengkapnya>>

Selasa, 16 Agustus 2016

Ini Bendera Ku

Bulan ini adalah bulan Agustus, di setiap jalan & Gg  berhiaskan warna warni bendera.
Hampir di setiap rumah terpasang bendera merah putih.
Iya.. bulan ini adalah bulan kemerdekaan Republik indonesia.
Setiap Anak-anak bersuka cita mengikuti lomba yang di adakan setiap RT.

Tetapi hal ini berbeda dengan kehidupan rumah panggung ini, yang berada di tanjung limau.
Terkadang saya beristirahat & bermalam di rumah ini,
Rumahnya kayu di atas air
Tempatnya dingin karena hembusan angin dari laut.
Sangat cocok untuk beristirahat & tidur,
Rumah ini di huni 8 orang.
Terdapat 6 orang anak.
hanya 1 orang yang bersekolah, ke 5 anaknya sudah putus sekolah, bahkan tidak pernah mengenyam pendidikan sama sekali.
Di antara anak tersebut ada Namanya Saha'
Umurnya -+ 11 tahun.
Anak ini biasanya suka membantu ortunya.
Mata pencariannya ortunya hanya sebagai pencari kepiting & berkebun di daerah teluk pandan.

Rumah panggung ini tidak mempunyai kamar, hanya berdinding sekat antara ruang tamu & dapur.
Saya juga merasa jengkel ketika tidur di rumah ini,anak-anak berlari-lari di dalam rumah.
Terasa banget Rumah ini bergoyang-goyang karena hanya menggunakan  tiang tongkat.
Saya juga kadang merasa sangat jengkel, ketika tertidur terdengar suara berisik.
Setelah saya lihat,. Si Saha' sedang kipas-kipas menggunakan penutup dandang.
Maklum di rumah ini tidak ada kipas angin, listrik hanya hidup ketika malam hari itu pun hanya 1 bola lampu.
karena hanya numpang dari tetangga.

Suatu hari Saha' datang kerumah saya, jalan kaki dari tanjung limau ke simpang 3 bontang baru.
Biasa memang Saha' main ke rumah saya.
Tapi kali ini dia membawa lombok, terkadang juga hasil tangkapan kepiting bapaknya,
Biasa dia  pinjam sepeda saya, untuk jual lomboknya di pasar rawaindah
Kali ini saya gak bisa bantu jualan, karena saya juga sibuk kerja.

Setelah dari pasar, lomboknya hanya laku 30,000 karena hanya 2 kilo.
kata bapaknya di suruh jual 20,000/kg tapi karena gak ada yang mau beli, terpaksa di jual 15,000/kg
sebenarnya harga ini gak sebanding perjuangan di saat berkebun. Tapi apa daya yang penting bisa laku.
Uang ini biasa di gunakan untuk beli kebutuhan dapur.
Hampir setiap hari si Saha' kerumah hanya untuk bermain atau jual kepiting atau hasil kebun bapaknya.

Suatu hari saya berkunjung ke rumahnya.
Karena hari ini saya sedang libur kerja.
Terlihat Saha' sedang bermain di depan rumahnya.
Saha'pun bercerita kepada saya.
Itu Na orang-orang banyak pasang bendera di depan rumahnya.
Aku juga mau beli tapi gak cukup uangku.

Trus kenapa Saha' ?....

Itu aku juga pasang bendera, coba liat baguskan, goyang-goyang benderanya.

Berapa kmu beli itu Saha' ?... kenapa kecil betul.

Cuma 2000 aja, dapat 3 bendera.
aku mau beli yang bendera besar tapi uangku gak cukup.
cuma laku sedikit lombok ku.

Trus saya lihat benderanya, ternyata hanya terbuat dari pelastik...
wajar harganya murah.
bendera kecil ini terpasang di atas bambu yg tinggi.

dalam hati saya, walau anak ini gak bersekolah tapi jiwa cinta tanah airnya sangat dalam.

semoga kalian menjadi anak yang berguna bagi keluarga & Tanah Air.
Aminnn



Simak Selengkapnya>>

Rabu, 20 Juli 2016

Cara melebatkan Buah Tin dalam Pot

Menanam pohon tin sebenarnya sangat gampang,  merawatnya sama seperti tanaman pada umumnya
Tetapi ada beberapa hal yang harus di perhatikan dalam menanam tin dalam pot.


Jika menginginkan berbuah lebat di dalam pot berikut ini caranya
- Pastikan tanaman tin tersebut dari jenis yang bisa berbuah sampai matang ( common fig )

- Varietas tin mempengaruhi banyaknya berbuah, biasanya jenis tin warna merah & ungu sangat lebat ketika berbuah

- Gunakan Pot yang berukuran besar minimal diameter 35 cm

- Gunakan Media tanam yang Porous ( ketika di siram air langsung ngalir ke dasar pot/air tidak tergenang )
Media tersebut adalah
Kompos daun : 3
Sekam mentah : 2
Kohe kambing : 2
Tanah kompos : 1

Tapi jika bahan media tanam tersebut susah untuk di dapat, bisa menggunakan media seadanya. Cukup menggunakan tanah kompos yang di campur sekam atau media tanam karungan yang sudah jadi

Jangan menggunakan media tanah terlalu banyak.
Biasanya ketika menggunakan tanah tanaman akan tumbuh subur, tetapi menjelang usia 1 tahun tanaman bisa mati.
Kok bisa mati ?...
Karena tanah sudah menjadi liat akibat sering di siram, karena menjadi liat, akar tin terhambat sehingga menyebabkan pembusukan akar.

Hal ini sudah terjadi 3 pohon indukan tin saya mati.
Akibat media tanam menjadi keras dan liat

- Letakkan pohon tin di tempat yang full sinar matahari,. Jangan meletakkan tin sehat di tempat teduh, hal ini dapat menyebabkan tanaman lambat tumbuh dan lama berbuah

- Siram 1 hari sekali / ketika media tanam kering
Penyiraman di lakukan pada saat pagi hari dan sore hari/malam

- Berikan pupuk secara berkala,  semua jenis pupuk menurut saya sama aja. Yang perlu di perhatikan fungsi dan dosis pupuk yang perlu di perhatikan. bisa menggunakan pupuk NPK mutiara seimbang 1 sendok makan 3 minggu sekali, taburi pupuk tersebut jauhi dari batang utama.
1 bulan sekali berikan pupuk kohe kambing untuk tetap menyuburkan kondisi media tanam

Atau bisa di gunakan cara 1 sendok NPK larutkan ke 1 ember/10 liter air
Siram ke media secara berkala 3 minggu sekali / 1 bulan sekali

- Jika ingin Alami cukup menggunakan pupuk kandang kohe kambing atau kompos daun (fosil daun)
Karena pada dasarnya pohon tin sangat gampang berbuah

- Biasanya di umur 4 bulan tin sudah mulai berbuah, ketika umur buah tin sudah mulai membesar bungkus dengan pelastik/kusus pembungkus buah.
Tujuannya supanya buah terlihat mulus dan terhindar dari suntikan lalat buah.
Bertujuan juga menghindari buah dari air hujan

Pangkas daun di sekitar pangkal buah, tujuanya supanya sinar matahari fokus ke buah

- Yang terakhir harus selalu mencoba dalam menanam,. Rawatlah tanaman anda dengan kasih sayang.

Selamat mencoba semoga bermanfaat,.


Kesimpulan : Karena pada dasarnya pohon tin gampang berbuah, cukup menggunakan pupuk alami seperti kohe kambing atau kompos daun.
Media tanam tin juga gak harus ribet, cukup meggunakan tanah kompos dan sekam (2:1)

Sekian dan terimakasih 


Simak Selengkapnya>>