Beranda

01 March 2018

Tips menanam pohon tin di polybag


Menanam pohon tin ada banyak cara, bisa di tanam ditanah langsung, di tanam dipot, dan ditanam diplanter bag.
namun hasilnya berbeda beda. terkadang media tanam yg lembab menyebabkan pohon banyak yg terkena hama & menyebabkan tanaman menjadi mati.
berdasarkan pengalaman sebelumnya, saya pernah coba menanam tin di kebun, namun hasilnya banyak yang mati.

Menanam pohon tin yang baik memang harus menggunakan green house, agar air hujan gak mengenai pohon.
seperti yg kita ketahui pohon tin bukan berasal dari negara tropis. jadi jika sering terkena hujan, pohon akan banyak terkena hama dan media tanah yang lembab menyebabkan pohon mudah terkena busuk akar, yang akhirnya bisa mati.


Karena mahalnya membuat green house, alternatif yang saya gunakan yaitu menanam pohon tin dipolybag.
kenapa di polybag ?...
dengan menanam di polybag kita lebih mudah merawatnya, kondisi media tanam bisa di atur, agar tidak lembab.

karena saya tanam dipolybag ukuran kecil 30x40, jadi pohon tin ini lama berbuah.
saya sengaja karena saya memanfaatkan daunya saja untuk di olah menjadi minuman teh herbal.


Media tanam yang saya gunakan menggunakan tanah kompos & sekam mentah (2:1)


Sebulan sekali saya beri pupuk kompos daun, agar selalu menghasilkan daun.
permasalahan yang sering terjadi adalah, daun sering terkena hama karat daun.
bagai mana cara mengatasinya ?..
caranya saya hanya membuang daunya dan memberikan pupuk kompos

langsung aja berikut Tipsnya
- Jika ingin menghasilkan buah sebaiknya gunakan polybag ukuran besar
- gunakan media tanam tanah kompos & sekam mentah (2:1)
- siram pohon jika media kering
- kalau sering hujan gak perlu di siram
- beri pupuk kompos daun 1 minggu / 1 bulan sekali
- jika ingin mengolah daunya, sebaiknya 2 minggu sekali dipanen
- buang daun yang berkarat/yg terkena hama
- dengan  membuang daun yg berkarat adalah salah satu cara untuk menghasilkan daun yg sehat, tanpa pestisida kimia
- cabut rumput yang tumbuh, agar pohon tumbuh maksimal
- ketika usia 5 bulan, biasanya batang pohon mulai tinggi. jadi sebaiknya di cangkok / stek.

Demikian tips menanam kali ini, moga post ini bisa bermanfaat, sampai jumpa di tips berikutnya
Simak Selengkapnya>>

25 February 2018

Tips menanam pohon tin dikebun



Alhamdulillah, pada hari ini sy masih bisa menulis di blog tercinta ini. Banyak dari kita sudah mengenal pohon tin, pohon yg aslinya dari asia barat barat ini, sudah banyak di tanam di indonesia.
ada yg menanam tin di pot / planter bag, hasilnya bagus. sehingga tak jarang orang mengatakan menanam tin itu sangat mudah....
Aiitsss jangan bilang begitu dulu yaa. mungkin kita menanam tin belum sampe 2 tahun.

Menanam tin di pot & di tanah langsung/grounding, sangat jauh berbeda.
pertumbuhan grounding memang sangat bagus, tapi ada masa-masa pohon tersebut akan stagnan.

Langsung di simak aja, ini pengalaman menanam tin di kebun/grounding
Pada bulan juli 2016, saya mencoba memanfaatkan lahan kaplingan untuk menanam pohon tin, tanahnya sangat subur karena masih lahan baru.
musim saat itu jarang hujan, sehingga sangat cocok menanam pohon tin.
di lahan ini kami gak susah mencari air, karena di parit tersebut ada mata air yg selalu mengalir

Di sini saya harus bersabar, karena jarak ke kebun ini 25 menit dari rumah tinggal sya. jalan masuknya juga sangat jelek.
Alhamdulillah 50 pohon tin saya tanam di lahan ini, dengan susah payah saya bawa pake motor sampe 6 kali bolak balik, hanya untuk ngambil bibit.
soalnya mobil belum bisa masuk di dareah ini

Jenis tin yg saya tanam ini paling banyak varietas Brown turky, barnisotte & red palestin
bibit tersebut hasil stek, karena lahan ini hanya kaplingan. jarak antar pohon hanya satu setengah meter.
Alhasil pohon tersebut tetap tumbuh subur

Sangking rajinya, saya setiap sore ke kebun ini. hanya untuk menyiram & membersihkan rumputnya.
pertumbuhannya pun sangat bagus karena cuaca jarang hujan.
berbeda saat saya tamam di pot, pertumbuhannya sangat lama

Setelah beberapa bulan pohon tersebut sudah tinggi 2 meter, ternyata jenis brown turky sangat bagus, sosok batangnya sangat kuat dan cepat besar

Pupuk yang saya gunakan, hanya kohe ayam. pupuk tersebut saya beli dekat kebun ini

Pertumbuhan daunya sangat bagus, tanpa karat daun. hal inilah yg membuat saya semangat melihat tiap hari kebun ini

Dengan kondisi daun yg sehat, Alhamdulillah saya bisa membuat teh daun tin

Daun saya gunting semua, saya sisakan beberapa helai, Daun-daun ini saya sengaja jatuhkan. nanti akan di pungut kembali. tujuannya untuk memudahkan proses panen

Daun ini saya panen 1 minggu sekali, karena pertumbuhan daun sangat cepat. 
sebaiknya daun di panen ketika pagi/sore, tujuanya supaya daun gak cepat layu

Daun yg telah di panen, di cuci bersih kemudian di susun rapi

Daun ini saya jemur tanpa sinar matahari. Pengalaman ini saya dapat dari saudara yg mengikuti pelatihan herbal. Tujuannyaa supaya  mempertahankan senyawa manfaat daun 

Walau sering di panen, pohon tin tersebut selalu menghasilkan daun.

Sebagian pohon sudah berbuah, tapi sayang buah yg masak selalu di makan burung,. tapi gpp biat sedekah sama hewan hehe.
terkadang buah muda saya panen untuk di olah menjadi manisan tin

Kalo yg ini jenis pohon yg unik, tangkai yg satu jenis green yordan & yg sebelahnya jenis red palestin






Tapi setelah umur satu tahun lebih, semuanya telah berubah. daun yg selalu hijau & rinbun. kini telah berubah.
karena saat itu musim hujan telah tiba. tanah yg kering kini berubah menjadi lembab, sehinggga rumput pun sangat cepat tumbuhnya.

Karena sudah tidak menghasllilkan daun lagi, pohon tersebut saya cangkok semua.
kondisi  pohon sudah tinggi 4 meteran
karena sudah terserang hama, sudah sangat susah memulihkannya.
banyak hama penggerek batang dan karat daun, terlebih lagi kondisi pohon sudah gak produktif. jadi jalan satu satunya hanya saya cangkok.

oia.. saya menggunakan cara mencangkok model tertutup agar air gak masuk kedalam media tanah. walupun cara ini lama, Alhmadulillah cangkokan banyak tumbuh akar

cara cangkok tertutup silahkan klik di sini

Sekitar 80 cangkokan saya panen, cangkokan ini saya akan tanam di polybag dekat rumah

Karena daun terkena hama, daun saya buang agar bisa tumbuh daun sehat lagi

Pohon ini berusia 2 tahun
Karena kondisi kebun yg sudah berubah, semangat berkebun saya pun jadi luntur. kebun sudah jarang saya datangin. Sudah banyak pohon yg mati.




Dan foto ini kondisi kebun saya sekarang tgl 25 februari 2018 
kurang lebih 3 tahun kondisi semua telah berubah. sudah gak ada lagi pohon tin. yg ada cuma semak belukar. dan sampai saat ini kebun masih saya biarkan di tumbuhi rumput.

Tapi jangan sedih teman-teman hehe, karena hasil cangkok tersebut saya pindah di polybag Alhamdulillah tumbuh subur & lebih mudah merawatnya
Walaupun tempatnya kecil, tapi merawatnya lebih mudah & selalu menghasilkan daun. InsyaAllah saya akan bahas cara menanam tin di polybag



Oia setelah kita bahas menama tin di kebun, Berikut ini tips menanam tin di kebun/grounding : 

- Menanam tin di tempat yg strategis agar mudah merawatnya
- Ingat tin bukan tanaman asli indonesia, jadi ada banyak kendala jika kita tanam di kebun
- Usahakan tempat gak jauh dari sumber air, agar mudah di siram
- Cari lahan yg subur, jangan tanah yg lembab
- Sebelum menanam sebaiknya tanah dibedeng terlebih dahulu, agar ketika musim hujan pohon gak tergenang air
- Musuh utama pohon tin adalah hama karat daun, jadi sediakan pestisida alami
- Cukup dengan pemberian pupuk kandang kondisi pohon cepat subur. jika ingin memberikan pupuk yg lain juga gpp, Agar tumbuh maksimal lagi
- kalo bisa lahan kebun di pagar, supaya hewan gak merusak tanaman
- Setiap 2 hari sekali di kontrol kebunya,.
- Cabut rumput di sekitaran pohon tin, agar pohon tin tumbuh maksimal
- Jika ingin mengolah daunya sebaiknya gunakan racun & pupuk organik, panen daun 1  atau 2 minggu sekali

Cara tersebut di lakukan agar pohon tetap kondisi sehat.
tapi menurut saya tin tidak cocok di tanam di tanah langsung, karena tin bukan tanaman asli indonesia. memang awal pertumbuhanya sangat bagus, tapi suatu saat pohon akan stagnam. terlebih lagi sering terkena air hujan, hama akan mudah menyerang daun.

tapi di daerah pegunungan tengger ada yg nanam tin sudah puluhan tahun masih tetap subur, mungkin kondisi tanahnya sangat mendukung untuk pohon tin

Jadi Sebaiknya menanam tin harus menggunakan greenHouse agar pohon tin yg kita tanam tetap tumbuh maksimal,
tapi klarena green hous mahal, menanam di polybag sudah lumayan bagus untuk produksi daun.

Sekian artikel ini, mohon maaf jika ada kata-kata yg menyinggung hati.
Artikel ini saya buat murni pengalaman  pribadi

Moga bermanfaat
Simak Selengkapnya>>

08 June 2017

Cara Mencangkok Tin saat musim hujan

Mencangkok Tin adalah salah satu cara cepat mendapatkan bibit baru,  di postingan sebelumnya sudah pernah saya bahas tentang cara Mencangkok. Namun dengan bertambahnya ilmu yg saya dapatkan tentang perbanyakan pohon tin,  sy ingin berbagi pengalaman baru.
Tentu kita sudah mengenal yg namanya cangkok,  tapi ternyata ada banyak metode yg bisa kita lakukan. Salah satunya dengan mencangkok metode tertutup.

Cangkok metode tertutup adalah cangkok yg dilakukan dengan menutup semua cela lubang pada plastik,  tujuannya adalah agar air hujan tidak masuk ke dalam media.
Berdasarkan pengalaman cangkok yang sering terkena air akan menyebabkan media lembek,  yg dapat mengakibatkan gagal tumbuh akar. Jadi cangkok metode ini sangat baik di gunakan saat musim penghujan

Bahan yang di gunakan sama seperti cangkok biasa,  bahan & Alat antara lain :
- Tanah kompos kondisi lembab tidak berair
- Plastik Es ukuran paling kecil
- Cuter & tali rapia
- RootUp (hormon penumbuh akar)  sebagai pengganti bisa menggunakan Olesan bawang merah

1. Pilih batang pohon tin yang sehat, batang lurus & tidak banyak cabang

2. Kerat batang 1,5 Cm.  Kerat di bawah ruas batang.
Olesi pasta RootUp (hormon penumbuh akar)
Biarkan sampai pasta mengering,  Jika tidak ada RootUp bisa di Olesi bawang merah

3. Pegang ujung daun & masukkan plastik Es

4. Ikat kuat plastik di bawah Keratan cangkok

5. Masukkan tanah kompos,  tanah kompos cukup lembab saja. Tidak perlu di siram air

6. Padatkan Media cangkok,  ikat ujung & tengah cangkok dengan kuat.  Perlu di ingat plastik cangkok tidak perlu di lubangi,  karena media sudah lembab.

7. Ya terakhir tutup cangkokan dengan plastik hitam/polybag. Ikat ujung palastik agar ujung cangkok gak masuk air.
Tujuan dari plastik hitam adalah untuk mempercepat tumbuhnya akar &  tentunya menghindari air hujan masuk ke dalam media cangkok

Setelah umur 3-4 minggu cangkokan akan tumbuh akar,  dengan pertumbuhan akar yang bagus akan mempermudah keberhasilan tumbuh setelah di pindah ke tempat baru.

Jika sudah akarnya bagus potong cangkokan & robek plastik cangkok secara hati-hati. Gunakan media tanah kompos + sekam bakar/biasa (2:1) gunakan polybag kecil sesuaikan dengan besarnya bibit.
Letakkan bibit cangkok ke tempat teduh,  siram media jika kering & gunakan alat semprot air/sprai. Semprot batang & daun tin agar kondisi bibit cangkok tetap segar. 

Setelah umur 2-3 minggu bibit cangkokan bisa dikenakan sinar matahari secara bertahap,  jika bibit cangkok ada yang layu terkena sinar matahari,  letakkan kembali ke tempat teduh.
Setelah umur 1 bulan,  Bibit cangkok siap terkena sinar matahari full & siram media cangkok jika kering.

- Kelebihan cara cangkok tertutup adalah bisa menghasilkan akar yang sehat & banyak. Tentunya air hujan  tidak bisa masuk ke dalam media cangkok
- Sedangkan kekurangannya adalah proses cangkoknya agak lama jika ingin mencangkok dalam jumlah banyak

Demikian cara Mencangkok model tertutup,  semoga apa yang kita baca dapat bermanfaat untuk orang lain

Simak Selengkapnya>>

16 August 2016

Ini Bendera Ku

Bulan ini adalah bulan Agustus, di setiap jalan & Gg  berhiaskan warna warni bendera.
Hampir di setiap rumah terpasang bendera merah putih.
Iya.. bulan ini adalah bulan kemerdekaan Republik indonesia.
Setiap Anak-anak bersuka cita mengikuti lomba yang di adakan setiap RT.

Tetapi hal ini berbeda dengan kehidupan rumah panggung ini, yang berada di tanjung limau.
Terkadang saya beristirahat & bermalam di rumah ini,
Rumahnya kayu di atas air
Tempatnya dingin karena hembusan angin dari laut.
Sangat cocok untuk beristirahat & tidur,
Rumah ini di huni 8 orang.
Terdapat 6 orang anak.
hanya 1 orang yang bersekolah, ke 5 anaknya sudah putus sekolah, bahkan tidak pernah mengenyam pendidikan sama sekali.
Di antara anak tersebut ada Namanya Saha'
Umurnya -+ 11 tahun.
Anak ini biasanya suka membantu ortunya.
Mata pencariannya ortunya hanya sebagai pencari kepiting & berkebun di daerah teluk pandan.

Rumah panggung ini tidak mempunyai kamar, hanya berdinding sekat antara ruang tamu & dapur.
Saya juga merasa jengkel ketika tidur di rumah ini,anak-anak berlari-lari di dalam rumah.
Terasa banget Rumah ini bergoyang-goyang karena hanya menggunakan  tiang tongkat.
Saya juga kadang merasa sangat jengkel, ketika tertidur terdengar suara berisik.
Setelah saya lihat,. Si Saha' sedang kipas-kipas menggunakan penutup dandang.
Maklum di rumah ini tidak ada kipas angin, listrik hanya hidup ketika malam hari itu pun hanya 1 bola lampu.
karena hanya numpang dari tetangga.

Suatu hari Saha' datang kerumah saya, jalan kaki dari tanjung limau ke simpang 3 bontang baru.
Biasa memang Saha' main ke rumah saya.
Tapi kali ini dia membawa lombok, terkadang juga hasil tangkapan kepiting bapaknya,
Biasa dia  pinjam sepeda saya, untuk jual lomboknya di pasar rawaindah
Kali ini saya gak bisa bantu jualan, karena saya juga sibuk kerja.

Setelah dari pasar, lomboknya hanya laku 30,000 karena hanya 2 kilo.
kata bapaknya di suruh jual 20,000/kg tapi karena gak ada yang mau beli, terpaksa di jual 15,000/kg
sebenarnya harga ini gak sebanding perjuangan di saat berkebun. Tapi apa daya yang penting bisa laku.
Uang ini biasa di gunakan untuk beli kebutuhan dapur.
Hampir setiap hari si Saha' kerumah hanya untuk bermain atau jual kepiting atau hasil kebun bapaknya.

Suatu hari saya berkunjung ke rumahnya.
Karena hari ini saya sedang libur kerja.
Terlihat Saha' sedang bermain di depan rumahnya.
Saha'pun bercerita kepada saya.
Itu Na orang-orang banyak pasang bendera di depan rumahnya.
Aku juga mau beli tapi gak cukup uangku.

Trus kenapa Saha' ?....

Itu aku juga pasang bendera, coba liat baguskan, goyang-goyang benderanya.

Berapa kmu beli itu Saha' ?... kenapa kecil betul.

Cuma 2000 aja, dapat 3 bendera.
aku mau beli yang bendera besar tapi uangku gak cukup.
cuma laku sedikit lombok ku.

Trus saya lihat benderanya, ternyata hanya terbuat dari pelastik...
wajar harganya murah.
bendera kecil ini terpasang di atas bambu yg tinggi.

dalam hati saya, walau anak ini gak bersekolah tapi jiwa cinta tanah airnya sangat dalam.

semoga kalian menjadi anak yang berguna bagi keluarga & Tanah Air.
Aminnn



Simak Selengkapnya>>

20 July 2016

Cara melebatkan Buah Tin dalam Pot

Menanam pohon tin sebenarnya sangat gampang,  merawatnya sama seperti tanaman pada umumnya
Tetapi ada beberapa hal yang harus di perhatikan dalam menanam tin dalam pot.


Jika menginginkan berbuah lebat di dalam pot berikut ini caranya
- Pastikan tanaman tin tersebut dari jenis yang bisa berbuah sampai matang ( common fig )

- Varietas tin mempengaruhi banyaknya berbuah, biasanya jenis tin warna merah & ungu sangat lebat ketika berbuah

- Gunakan Pot yang berukuran besar minimal diameter 35 cm

- Gunakan Media tanam yang Porous ( ketika di siram air langsung ngalir ke dasar pot/air tidak tergenang )
Media tersebut adalah
Kompos daun : 3
Sekam mentah : 2
Kohe kambing : 2
Tanah kompos : 1

Tapi jika bahan media tanam tersebut susah untuk di dapat, bisa menggunakan media seadanya. Cukup menggunakan tanah kompos yang di campur sekam atau media tanam karungan yang sudah jadi

Jangan menggunakan media tanah terlalu banyak.
Biasanya ketika menggunakan tanah tanaman akan tumbuh subur, tetapi menjelang usia 1 tahun tanaman bisa mati.
Kok bisa mati ?...
Karena tanah sudah menjadi liat akibat sering di siram, karena menjadi liat, akar tin terhambat sehingga menyebabkan pembusukan akar.

Hal ini sudah terjadi 3 pohon indukan tin saya mati.
Akibat media tanam menjadi keras dan liat

- Letakkan pohon tin di tempat yang full sinar matahari,. Jangan meletakkan tin sehat di tempat teduh, hal ini dapat menyebabkan tanaman lambat tumbuh dan lama berbuah

- Siram 1 hari sekali / ketika media tanam kering
Penyiraman di lakukan pada saat pagi hari dan sore hari/malam

- Berikan pupuk secara berkala,  semua jenis pupuk menurut saya sama aja. Yang perlu di perhatikan fungsi dan dosis pupuk yang perlu di perhatikan. bisa menggunakan pupuk NPK mutiara seimbang 1 sendok makan 3 minggu sekali, taburi pupuk tersebut jauhi dari batang utama.
1 bulan sekali berikan pupuk kohe kambing untuk tetap menyuburkan kondisi media tanam

Atau bisa di gunakan cara 1 sendok NPK larutkan ke 1 ember/10 liter air
Siram ke media secara berkala 3 minggu sekali / 1 bulan sekali

- Jika ingin Alami cukup menggunakan pupuk kandang kohe kambing atau kompos daun (fosil daun)
Karena pada dasarnya pohon tin sangat gampang berbuah

- Biasanya di umur 4 bulan tin sudah mulai berbuah, ketika umur buah tin sudah mulai membesar bungkus dengan pelastik/kusus pembungkus buah.
Tujuannya supanya buah terlihat mulus dan terhindar dari suntikan lalat buah.
Bertujuan juga menghindari buah dari air hujan

Pangkas daun di sekitar pangkal buah, tujuanya supanya sinar matahari fokus ke buah

- Yang terakhir harus selalu mencoba dalam menanam,. Rawatlah tanaman anda dengan kasih sayang.

Selamat mencoba semoga bermanfaat,.


Kesimpulan : Karena pada dasarnya pohon tin gampang berbuah, cukup menggunakan pupuk alami seperti kohe kambing atau kompos daun.
Media tanam tin juga gak harus ribet, cukup meggunakan tanah kompos dan sekam (2:1)

Sekian dan terimakasih 


Simak Selengkapnya>>