Beranda

Rabu, 20 Juli 2016

Cara melebatkan Buah Tin dalam Pot

Menanam pohon tin sebenarnya sangat gampang,  merawatnya sama seperti tanaman pada umumnya
Tetapi ada beberapa hal yang harus di perhatikan dalam menanam tin dalam pot.


Jika menginginkan berbuah lebat di dalam pot berikut ini caranya
- Pastikan tanaman tin tersebut dari jenis yang bisa berbuah sampai matang ( common fig )

- Varietas tin mempengaruhi banyaknya berbuah, biasanya jenis tin warna merah & ungu sangat lebat ketika berbuah

- Gunakan Pot yang berukuran besar minimal diameter 35 cm

- Gunakan Media tanam yang Porous ( ketika di siram air langsung ngalir ke dasar pot/air tidak tergenang )
Media tersebut adalah
Kompos daun : 3
Sekam mentah : 2
Kohe kambing : 2
Tanah kompos : 1

Tapi jika bahan media tanam tersebut susah untuk di dapat, bisa menggunakan media seadanya. Cukup menggunakan tanah kompos yang di campur sekam atau media tanam karungan yang sudah jadi

Jangan menggunakan media tanah terlalu banyak.
Biasanya ketika menggunakan tanah tanaman akan tumbuh subur, tetapi menjelang usia 1 tahun tanaman bisa mati.
Kok bisa mati ?...
Karena tanah sudah menjadi liat akibat sering di siram, karena menjadi liat, akar tin terhambat sehingga menyebabkan pembusukan akar.

Hal ini sudah terjadi 3 pohon indukan tin saya mati.
Akibat media tanam menjadi keras dan liat

- Letakkan pohon tin di tempat yang full sinar matahari,. Jangan meletakkan tin sehat di tempat teduh, hal ini dapat menyebabkan tanaman lambat tumbuh dan lama berbuah

- Siram 1 hari sekali / ketika media tanam kering
Penyiraman di lakukan pada saat pagi hari dan sore hari/malam

- Berikan pupuk secara berkala,  semua jenis pupuk menurut saya sama aja. Yang perlu di perhatikan fungsi dan dosis pupuk yang perlu di perhatikan. bisa menggunakan pupuk NPK mutiara seimbang 1 sendok makan 3 minggu sekali, taburi pupuk tersebut jauhi dari batang utama.
1 bulan sekali berikan pupuk kohe kambing untuk tetap menyuburkan kondisi media tanam

Atau bisa di gunakan cara 1 sendok NPK larutkan ke 1 ember/10 liter air
Siram ke media secara berkala 3 minggu sekali / 1 bulan sekali

- Jika ingin Alami cukup menggunakan pupuk kandang kohe kambing atau kompos daun (fosil daun)
Karena pada dasarnya pohon tin sangat gampang berbuah

- Biasanya di umur 4 bulan tin sudah mulai berbuah, ketika umur buah tin sudah mulai membesar bungkus dengan pelastik/kusus pembungkus buah.
Tujuannya supanya buah terlihat mulus dan terhindar dari suntikan lalat buah.
Bertujuan juga menghindari buah dari air hujan

Pangkas daun di sekitar pangkal buah, tujuanya supanya sinar matahari fokus ke buah

- Yang terakhir harus selalu mencoba dalam menanam,. Rawatlah tanaman anda dengan kasih sayang.

Selamat mencoba semoga bermanfaat,.


Kesimpulan : Karena pada dasarnya pohon tin gampang berbuah, cukup menggunakan pupuk alami seperti kohe kambing atau kompos daun.
Media tanam tin juga gak harus ribet, cukup meggunakan tanah kompos dan sekam (2:1)

Sekian dan terimakasih 


25 komentar:

Roda Diesel mengatakan...

Tin nya bagus bagus banget. Blh di beli? Lokasi dimana?
Tris untuk karat daun gimana?

candra Thp mengatakan...

Terimakasih atas kunjunganya

Bisa hub 0821 5803 6020
Lokasi bontang-kaltim

Untuk karat daun memang selalu ada, terlebih lagi jika musim hujan.
Cara mengatasi daun yg karat di buang, supaya gak menular dengan yg lain

Pastikan media tanam porous & beri pupuk organik

Anonim mengatakan...

Kalau musim hujan daunnya pohon tin sering rontok ya... Apa terlalu lembab tanahnya...?

candra Thp mengatakan...

Iy betul,..
Bisa karena kondisi media tanam yang lembab & tidak porous

Unknown mengatakan...

gimana caranya mempertahankan tin yang sudah sekarat akibat media tanam yang tidak porous? agar kembali segar dan berbuah. terimakasih

Unknown mengatakan...

gimana caranya mempertahankan tin yang sudah sekarat akibat media tanam yang tidak porous? agar kembali segar dan berbuah. terimakasih

andri faisal mengatakan...

Untuk media berapa kali media ini diganti . apakah pelru sekitar 6 bulan sekali atau setahun sekali diganti

candra Thp mengatakan...

Media di lubangi dan di beri kompos daun ( fosil daun )
Dan ratakan kompos daun di atas media.

buang daun yg berkarat & pangkas batang yg menjulang tinggi ( memanfaatkan pemangkasan dengan cara cangkok/stek )

candra Thp mengatakan...

Tergantung kondisi suburnya pohon tin
jika subur gak perlu di ganti.

Cukup memberikan kompos daun ( fosil daun )
Di campur ke media yg lama..

alzamzamy mengatakan...

pada artike diatas disebutkan bahwa tin akan berbuah setelah 4 blan..
apakah itu untuk semua jenis tin mas???

candra Thp mengatakan...

Pada dasarnya tin gampang berbuah dengan perawatan baik, gak butuh waktu lama berbuah jika bibit dari cangkok -+3 bulan bisa berbuah.
Hampir semua jenis tin gampang berbuah

candra Thp mengatakan...

Berdasarkan pengalaman gak semua tin berbuah selama 4 bulan.
Bahkan di bawa 4 bulan ad yg bisa berbuah

Unknown mengatakan...

Pohon tin saya daunnya layu kemudian rontok ,apa mungkin masih bisa hidup?apa tindakan saya untuk menyelamatkannya?

Abdillah Abdillah mengatakan...

Pohon tin saya daunnya layu kemudian rontok ,apa mungkin masih bisa hidup?apa tindakan saya untuk menyelamatkannya?

candra Thp mengatakan...

Pangkas daun yg layu. Letakkan pohon di tempat teduh.

Atau bisa di bongkar media Tanamnya, potong akar jika ada yg busuk, Ganti dengan media baru.

Biasanya penyebab media terlalu lembab & terkontaminasi jamur.

Jika kondisi pohon parah, potong tangkai yg sehat, lalu di stek. Agar bisa bergenerasi kembali.

candra Thp mengatakan...

Caranya bongkar media tanam awal.
Cuci bersih akar ( hilangkan media tanam awal)

Pangkas daun & jika pohon tinggi sebaiknya ranting di potong-potong lalu di stek

Letakkan pohon di tempat teduh, semprot dengan air biasa agar kondisi pohon tetap segar

candra Thp mengatakan...

Ini cara lain jika kondisi pohon sudah sangat sekarat

Gtg Smlie mengatakan...

izin ikut belajar...

Cibi 150 mengatakan...

Trima kasih info nya,, saya akan ikuti di rumah kebetulan saya punya bibit

Unknown mengatakan...

Daun pohon tin sy banyak dan cabangnya banyak, sy rawat sdh lebih dr 4 bln. Tp blum ada tanda2 buahnya. Agar berbuah bagaimana tindakan selanjutnya ya?

Unknown mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Golden Memet mengatakan...

terima kasih infonya mas...

Unknown mengatakan...

Cara mengatasi tin yang stagnan gimana yah mas?

Johny Walker mengatakan...

Kalau asal pohon dari perbanyakan stek biasanya berbuah dalam berapa bulan bos?

yulienni enni mengatakan...

Pohon tin saya subur sekali ranti g dan daunnya tp dah umur setahun blm berbuah. Bgm caranya merangsang buah? Apa medianya perlu sy ganti? Trimakasij

Posting Komentar

Silahkan Gunakan Kotak Komentar ini