Beranda

Kamis, 31 Desember 2015

Belajar Okulasi Tin

Okulasi adalah menyatukan mata tunas ke tanaman yang lain, okulasi biasanya di lakukan untuk mendapatkan variety yg ungggul, batang bawah biasanya dari biji karena perakarannya kuat, sedangkan mata tunas yang di gunakan dari variety yang genjah berbuah.
Naa itulah sekilas tentang okulasi.
Di kesempatan yang berharga ini saya akan menjelaskan proses okulasi Tin
Banyak terdapat kekurangan karena ini merupakan okulasi pertamaku.
seperti biasa alat yang di gunakan cutter tajam, pelastik es & tali

Batang bawah yang saya gunakan adalah jenis Green Yordan, batang bawah tidak harus dari biji. Sebagai contoh Green yordan tersebut mempunyai cabang yg banyak yg saya tanam di plantar bag 100 liter. Karena terlalu rinbun saya ingin menjarangkan dahan yang berlebihan caranya yaitu dengan okulasi.
Sedangkan Mata Tunas yang saya gunakan jenis Negrone,. Saya memilih Negrone karena pertumbuhan batang terlalu tinggi, demi keselamatan pohon dari terpaan angin kencang,.

Iris mata tunas dengan cutter tajam, untuk menghindari luka pada batang bekas irisan tersebut saya cangkok. Oinya buah negrone terpaksa di pangkas sebagian, demi menyukseskan proses oprasi hehee

Sayat kulit green yordan sesuikan dengan mata tunas negrone, beri sedikit penyangga supanya mata tunas gak bergeser.

Lalu balut dengan pelastik secara rapat atau di lilit pelastik dari bawah ke atas.
trus di ikat.
Pastikan air tidak bisa masuk.

Setelah 2 minggu pelastik okulasi saya lepas, ternyata okulasi bagian atas gagal, yang berhasil okulasi bagian bawah.
Okulasi sukses biasanya mata tunas masih hijau, sedangkan yang gagal mata tunas berjamur & busuk. Oia sampai di proses ini belum semuanya sukses ya, masih ada beberapa tahapan lagi.

Mata tunas yang masih hijau saya sungkup dengan pelastik, tujuanya agar terjaga kesegaranya & supanya bisa pecah tunas.

trus gimana kabarnya mata tunas yang busuk,. ? Agar tidak merusak batang akirnya saya cangkok kembali dan ranting yang berlebihan saya stek.
setelah 1 minggu pelastik sungkup saya buka, tapi belum ada tanda-tanda pecah tunas. Akhirnya berdasarkan saran teman-teman di sekitar mata tunas saya beri getah tin.

Setelah 1 bulan lebih belum ada tanda-tanda pecah tunas juga padahal sudah di beri getah tin,
karena cangkokan yg di atas sudah berakar jadi saya potong.
bekas potongan saya beri tetesan lilin supanya gak busuk.

Ok lanjut ke proses selanjutnya, akirnya pemberian getah tin saya hentikan karena sudah over dosis sehingga batang jadi kelihatan putih,.
Hasil pangkasan tersebut saya sungkup kembali, hasilnya beberapa minggu kemudian, Alhamdulillah Akhirnya pecah tunas juga, mungkin ini faktor dari pemangkasan, pemberian getah & penyungkupan.

Hari demi hari berlalu, sesekali saya buka sungkupnya untuk melihat perkembangam tunasnya, dan daunpun mulai bermunculan.

Dan hasil akhirnya seperti ini, setelah muncul 3 helai daun, pelastik sungkupan saya buka, dan posisi plantar bag saya putar supanya sinar matahari terfokus ke hasil okulasi. Terlihat di batang utama tunas Negrone mulai berbakti.
jadi hasil yang di dapatkan menjadi 2 variety yg berbeda, yang merupakan tanaman yang sama-sama genjah.

Trus gimana kabar cangkokan negrone , green yordan & cutting bekas pangkasan green yordan ?......
Langsung aja ini foto hasilnya

Ini hasil cangkok negrone bekas sayatan pengambilan mata tunas, Alhamdulillah bisa hidup dan buahnya masih bertahan

Yang ini cangkokan green yordan bekas okulasi yang gagal,.

Hasil cangkok Green yordan & Negrone

Yang ini indukan Negrone bekas pengambilan mata tunas dan cangkok, hasilnya sudah tidak jangkung lagi, bekas pemotongan cangkok mulai terlihat tunas-tunas baru lagi.

Hasil pangkasan ranting yang berlebihan pada green yordan, hasil stek ini merupakan pemangkasan pada hasil okulasi yang gagal.


Selamat mencoba, semoga bermanfaat *_^

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Gunakan Kotak Komentar ini