Beranda

Minggu, 15 November 2015

I love Kapurung

Mungkin Makanan ini gak semua orang tau.
Tetapi di indonesia bagian timur makanan ini sudah gak asing di dengar.
Yaa dialah KAPURUNG makanan yg berasal dari kabupaten Luwu ini sudah menyebarkan kelezatanya di pulau Celebes,maluku,irian bahkan ke Benua Etam.
Memang makanan ini gak sepopuler pizza,Nasgor & Gado-Gado.
Tetapi ketika ku Memakanya saya mempunyai Filosofi yg sangat tinggi.

Melihat dari bahan bakunya tentu mengandalkan hasil alam indonesia yg subur.
Kuah dari kapurung berasal dari ikan laut, sedangkan bahan yg lain hasil dari perkebunan.
Semua bahan, sagu, jagung, jantung pisang, kacang, kangkung & terong menjadi satu di kuah ikan,
Ini membuktikan kalau makanan ini sehat. Lihatlah bahannya yg penuh serat di tambah cacahan ikan yg kaya dengan protein.

Bahannya sederhana tetapi yg buat rame-rame.
Kapurung menyatukan silaturahmi antara teman, sodara & tetangga.

Ketika memakanya terasa gurih,asam & pedas.
Ini menggambarkan hidup itu gak selamanya indah, pasti selalu ada cobaan.
Walau rasanya pedas tetapi habis juga, ini menandakan cobaan itu pasti akan berlalu.

Ketika kita memakan sagunya terasa lembek bahkan susah untuk di kunyah. Ini menandakan jalan keluar itu bukan hanya satu, ada banyak cara yg lain yaitu menelan sagunya.

Beraneka ragam sayuran menggambarkan kerukunan beragama tampa memandang ras & suku.
Di toraja, makassar, ambon & di timika
Semua menikmati kelezatanya tampa memandang asal makanan ini.

Dan setelah saya simpulkan KAPURUNG adalah makanan rakyat yg penuh gizi siapa saja bisa memakanya.
Kapurung oh kapurung semoga kelak engkau di sejajarkan dengan bakso,soto,sate,gado-gado
Semoga namamu juga tercatat di sepanduk warung makan & di Menu Restoran

Kapurung kau jangan takut menyebarkan kelezatanmu ke seluruh tanah Air,
Supanya indonesia bisa bangkit dari gizi buruk.
Kapurung aku hanya bisa mempromosikan kau semampuku, 
Aku rela tinggalkan Bakso hanya untuk dirimu.
I LOVE KAPURUNG

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Gunakan Kotak Komentar ini